"Kita sudah melakukan dua langkah terkait pencapresan. Pertama, kajian oleh majelis pertimbangan partai (MPP) dan ingin mendorong kader kita untuk maju (capres)," kata Sekjen PKS Anis Matta kepada wartawan usai menggelar pertemuan dengan anggota dewan DPRD PKS se-Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (24/12/2011).
"Kedua, membentuk pansel untuk mengkaji operasional terkait kriteria serta proses penokohan dan orangnya," tuturnya.
Anis menambahkan, PKS mendorong syarat pengajuan bakal capres dipermudah dan tidak terganjal aturan minimal 20 persen suara. Ia berharap, syarat capres dirubah minimal aturannya seperti parliamentary threshold (PT).
"Supaya capresnya banyak, bisa mencalonkan tokohnya (parpol) untuk maju. Kalau makin banyak capres, itu kan bagus untuk berkompetisi dan masyarakat mempunyai banyak pilihan," terangnya.
Ketika ditanya lebih lanjut siapa saja kader PKS yang layak untuk diseleksi menjadi capres, Anis menilai ada beberapa nama kader PKS yang ada di pusat maupun di daerah, layak sebagai capres. Seperti Ahmad Heryawan dari Jawa Barat, juga Ketua ajelis Syuro PKS, Hidayat Nurwahid serta Presiden PKS saat ini, Luthfi Hasan.
"Banyak kader PKS yang ada di pengurus pusat, di DPR maupun di daerah," tuturnya.
PKS juga melontarkan wacana, agar masyarakat dapat mengenal lebih jauh tokoh yang akan memimpin bangsa ini, maka deklarasi capres dapat dimulai dari awal sekitar tahun 2012 atau 2013.
"Kalau deklarasi lebih awal itu kan bagus. Masyarakat bisa menilainya lebih lama dan bukan last minute," jelasnya.
(roi/lh)











































