"3 Orang meninggal. Laki-laki semua," kata Ali saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/12/2011).
Menurut Ali, 8 orang mengalami luka tembak dan dirawat di RS Bima, RS Sambu dan RS Lambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ali memaparkan bentrokan diduga dipicu dari penolakan warga setempat atas tambang emas PT Sumber Mineral Nusantara seluas 24.984 hektar. Warga menolak tambang tersebut karena lokasinya berada di dekat persawahan dan pemukinan.
Warga lalu memblokade jalan selama 5 hari sejak Senin 19 Desember hingga 24 Desember. Aparat kepolisian membubarkan massa pukul 07.00 WITA, lalu melepaskan tembakan pukul 08.00 WITA dan melepaskan tembakan peluru tajam pukul 09.00 WITA.
"Situasi masih mencekam," ujar Ali.
(aan/ndr)










































