Dishub DKI Optimistis Koridor XI Beroperasi 28 Desember

Dishub DKI Optimistis Koridor XI Beroperasi 28 Desember

- detikNews
Jumat, 23 Des 2011 20:08 WIB
Dishub DKI Optimistis Koridor XI Beroperasi 28 Desember
Jakarta - Masih banyak pekerjaan rumah terkait sarana dan prasarana Koridor XI yang belum selesai. Namun Dinas Perhubungan DKI Jakarta optimistis target operasional perdana bus Trans Jakarta rute Kampung Melayu-Pulogebang terlaksana 28 Desember mendatang.

"Tanggal 28 Desember ready, tinggal dirapihkan saja," ujar Kabid Rakayasa Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta, Bernhard Hutajulu, saat melakukan ujicoba jalur koridor XI, Jumat (23/12).

Pantauan detikcom, terdapat beberapa sarana prasarana yang belum tuntas dikerjakan, seperti separator jalur dan juga sisa-sisa pohon yang masih berserakan di sepanjang rute. Belum lagi tembok pembatas taman dengan busway yang belum terpasang separator sehingga menyebabkan tanah taman masuk ke jalur bila hujan turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dirapikan semalam saja selesai," jelas Bernhard.

Pekerjaan yang belum tuntas adalah jembatan jalan di atas aliran kali yang berada tidak jauh dari Halte Wali Kota Jakarta Timur. Masih membutuhkan waktu 3 hari untuk memastikan jembatan kuat untuk dilintasi. Sementara untuk halte statusnya telah diserahterimakan dari kontraktor ke Dishub DKI 14 Desember lalu.

Disinggung mengenai antisipasi penumpukan kendaraan reguler di Jl I Gusti Ngurah Rai karena penyempitan ruas jalan sebagai dampak pembangunan jalur khusus TransJ, Bernhard mengatakan pihaknya tengah mengupayakan park and ride bagi para penumpang.

"Sementara bisa menggunakan parkir kantor Wali Kota (Jakarta Timur)," ujarnya.

Di tempat sama, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jaktim, Mirza, menuturkan pihaknya akan melakukan pembenahan parkir liar yang selalu menjadi titik kemacetan jalan, seperti depan Stasiun Jatinegara atau di Jl Matraman Raya persis di depan Polres Jaktim.

"Penertiban kita arahkan di dalam pusat Batu akik dan di belakang Stasiun Jatinegara. Ada Lahan punya kereta dan bisa nampung 200 kendaraan. Sementara parkir di Polres dipindahkan ke Pasar grosir Jatinegara," jelasnya.

"Parkir off street seperti di Jl Gajahmada dan Hayam Wuruk akan kita berlakukan," imbuh Mirza.

Selain itu titik kemacetan di depan Kantor Imigrasi Jaktim, pihaknya akan memberlakukan tindakan pengembokan di tempat terhadap pengendara yang memarkirkan kendaraanya di badan jalan.

"Saya imbau yang mau bertujuan ke imigrasi naik bus TransJakarta," imbau Mirza.

(ahy/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads