Ketua KPK, Abraham Samad, menegaskan akan segera mendalami hasil audit forensik yang disampaikan BPK di DPR. Meski demikian pihaknya masih menunggu BPK menyampaikan secara resmi ke KPK.
"Kalau disampaikan secara resmi oleh BPK akan kita dalami. Jadi kita tunggu saja. Kita belum ada niat meminta langsung, kita tunggu saja BPK serahkan hasilnya ke KPK. Hari ini belum ada, ini kan hari Jumat mungkin senin," kata Abraham di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (23/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tentu pemeriksaan BPK akan disampaikan kepada aparat penegak hukum termasuk KPK," kata Ketua BPK, Hadi Purnomo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/12/2011).
Hadi enggan berbicara lebih lanjut, termasuk soal temuan hasil audit yakni terpaparnya sejumlah nama yang diduga terkait aliran dana, termasuk Emir Moeis, adik Ani Yudhoyono, Hartanto Edhie Wibowo, dan juga media Jurnas.
"Ketiga itu nanti akan saudara lihat dalam laporan audit forensik BPK," jelasnya.
Dalam hasil audit itu disebutkan bahwa Hartanto sudah membantah ada aliran dana ke rekeningnya. BPK pun hanya menyebut belum menemukan hubungan antara aliran dana tersebut dengan kasus Bank Century.
Sedang Emir Moeis disebutkan dalam audit itu menerima setoran sebesar USD 391.110. Emir sudah membantah soal rekening ini, dia mengaku hanya korban. Sedang aliran uang ke Jurnas, eks pimred Jurnas Ramadhan Pohan mengaku tidak tahu menahu.
(fjr/vit)











































