Polisi Jangan Kalah Sigap dengan Perampok Minimarket

Polisi Jangan Kalah Sigap dengan Perampok Minimarket

- detikNews
Jumat, 23 Des 2011 16:10 WIB
Jakarta - Perampokan di minimarket kerap terdengar belakangan ini. Komplotan ini ibarat ular. Saat 'makanannya' habis, mereka akan beraksi kembali. Pelakunya hingga kini belum terungkap. Polisi jangan sampai kalah sigap dengan perampok.

"Saya kira kalau melihat kemungkinan pelaku, perampokan minimarket di Jakarta dan sekitarnya itu dilakukan oleh satu kelompok. Mereka memanfaatkan momen sehingga dalam waktu cepat melakukan perampokan," kata kriminolog, Adrianus Meliala, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (23/12/2011).

Dia mendorong agar polisi tidak kalah sigap dengan merampok sehingga bisa segera menangkap pelakunya. Jika komplotan ini terlalu lama berkeliaran, maka bukan tidak mungkin perampok akan beraksi dengan pemberatan.

"Ke depan kalau kelompok ini tidak tertangkap, ada kemungkinan pemberatan. Misalnya ke depan jika waralaba itu sudah dilengkapi pengamanan yang lebih ketat, maka aksinya dilakukan dengan pemberatan, dengan aksi yang lebih mematikan," sambung akademisi UI ini.

Dikatakan dia, bukan tidak mungkin senjata api yang selama ini hanya untuk menakut-nakuti korban digunakan lebih daripada itu. Akibatnya, saat meninggalkan lokasi, perampok meninggalkan korban dalam kondisi yang fatal.

"Ini yang harus diwaspadai polisi. Perampok melakukan aksi dengan pemberatan untuk menembus adanya pengamanan yang ketat," imbuh Adrianus.

Menurut dia, perampok yang murni beraksi untuk kejahatan itu seperti ular. Karena pelaku perampokan biasanya akan berhenti beraksi setelah kehabisan uang hasil rampokan. Jumlah pelaku yang banyak dan penggunaan senjata api dan senjata tajam merupakan daya dobrak yang luar biasa terhadap keamanan tingkat tinggi yang diterapkan.

Beberapa perampokan yang terjadi di Jabodetabek antara lain terjadi pada Kamis (22/12) sekitar pukul 02.10 WIB, perampokan minimarket kembali terjadi. Kali ini musibah itu menimpa Alfamart di kawasan Jl WR Supratman, Ciputat, Tangerang Selatan. Selain menggondol uang Rp 11 juta, perampok juga menggasak rokok, parfum dan susu anti-tulang keropos.

Selasa (20/12/2011) sekitar pukul 03.45 WIB, perampokan terjadi di minimarket Alfamart di Gunung Putri, Jawa Barat. Pelaku menggondol uang Rp 30 juta. Para perampok ini beraksi dengan menggunakan senjata tajam. 3 Karyawan minimarket itu mengalami luka tusuk akibat ulah penggarong.

Pada Minggu (18/11/2012) sekitar pukul 04.00 WIB, Indomaret yang terletak di Jl Raya Bogor KM 35, Sukamaju, Cimanggis, Depok, menjadi sasaran perampok. menguras isi brankas dan mesin kasir toko itu. Uang sekitar Rp 20 juta seketika berpindah tangan ke komplotan garong itu.

(vit/ndr)


Berita Terkait