Warga Nunu dan Tavanjuka di Palu Bentrok, 7 Luka-luka

Warga Nunu dan Tavanjuka di Palu Bentrok, 7 Luka-luka

- detikNews
Jumat, 23 Des 2011 14:53 WIB
Palu - Bentrok antara dua kelurahan Tavanjuka dan Nunu, Palu, Sulawesi Tengah kembali terjadi sejak Jumat (23/12/2011) diri hari tadi. Sampai saat ini, warga masih terus berjaga-jaga, meski aparat kepolisian berkali-kali mengeluarkan tembakan peringatan.

Warga yang terlibat bentrok itu menggunakan senjata api rakitan, senapan angin, busur, dan parang. Bentrokan antarwarga Kelurahan Nunu dan Tavanjuka itu terjadi di perbatasan kedua kelurahan.

Bunyi rentetan senjata rakitan dini hari tadi benar-benar membuat situasi di dua kelurahan tersebut mencekam. Tak ada korban jiwa namun 6 orang warga di dua kelurahan tersebut dan 1 orang polisi mengalami luka-luka.

Warga yang terluka adalah Chandra dan Eka terkena senapan angin di bagian pelipis. Lalu Alif terkena busur pada paha kanan, sedang Ahyar terkena busur di paha kiri. Kemudian Angga terkena tembakan senapan angin di tangan kakan. Kelimanya adalah warga Kelurahan Nunu. Sementara Aco yang terkena senapan angin di bagian tangan kanan dan leher sebelah kiri adalah warga Tavanjuka. Sementara 1 polisi yang dilaporkan pula terluka akibat bentrok belum diperoleh identitasnya.

Semua korban tersebut saat ini dirawat di tiga rumah sakit yang berbeda di Kota Palu, yakni RS Budi Agung, RS Bhayangkara dan RS Bala Keselamatan.
Sementara itu, hingga pukul 14.50 WIB, aparat keamanan masih disiagakan di lokasi bentrok untuk mengantisipasi bentrok susulan terjadi lagi.

Bentrokan ini awalnya dipicu oleh pembakaran rumah milik Maolan, Warga Nunu, Jumat (23/12/2011) sekitar pukul 03.00 WITA. Mereka lalu mengejar pelaku pembakaran yang menurut warga bercadar. Pelaku pembakaran lari ke arah Tawanjuka, Kelurahan tetangga yang memang selama ini selalu terlibat bentrok dengan mereka. Bentrok pun tidak terelakan.

Kapolres Palu AKBP Ahmad Ramadhan mengatakan, aparat Kepolisian tetap disiagakan di kedua kelurahan yang bertikai itu hingga situasi benar-benar aman.
"Kapolda Sulteng Dewa Parsana tadi sudah mengeluarkan maklumat, jika ada warga yang kedapatan membuat kekacauan akan ditangkap dan dilakukan proses hukum," kata Kapolres Palu.

Warga yang terluka adalah Chandra dan Eka terkena senapan angin dibagian pelipis. Lalu Alif terkena busur pada paha kanan, sedang Ahyar terkena busur di paha kiri. Kemudian Angga terkena tembakan senapan angin di tangan kakan. Kelimanya adalah warga Kelurahan Nunu. Sementara Aco yang terkena senapan angin di bagian tangan kanan dan leher sebelah kiri adalah warga Tavanjuka. Sementara 1 polisi yang dilaporkan pula terluka akibat bentrok belum diperoleh identitasnya.

(anw/anw)


Berita Terkait