Audit Forensik Century Harus Membuka Masalah yang Masih Samar

Audit Forensik Century Harus Membuka Masalah yang Masih Samar

- detikNews
Jumat, 23 Des 2011 14:44 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai tidak ada sesuatu yang luar biasa dari hasil audit forensik kasus Century Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski begitu diharapkan hasil tersebut bisa menjadi pintu untuk membuka permasalahan yang masih samar.

"Intinya memang tidak ada sesuatu yang luar biasa, tetapi ada clue yang bisa dilakukan pendalaman oleh penegak hukum terutama KPK," ujar Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/12/2011).

Pramono mengatakan beberapa yang bisa ditindaklanjuti tersebut diantaranya mengenai temuan yang mengarah ke beberapa nama kelompok, yayasan, perusahan, dan beberapa nama di direksi maupun di dewan direksi di BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu mungkin menjadi clue ya, tapi secara de facto yang berkembang pada saat pansus yang juga menjadi keputusan paripurna itu belum tergambarkan secara lebih jelas," paparnya.

Menurut Pram, hal yang terkait kepolisian dan kejaksaan terkait kejahatan money laundering dan kejahatan perbankan itu relatif bisa terselesaikan. Tetapi mengenai tindak korupsi, penyelewengan, abuse of power, saat ini belum juga dapat tergambarkan.

"Mudah-mudahan hasil audit ini menjadi pintu masuk mengetahui lebih detil permasalahan yang selama ini masih samar-samar," terangnya.

Harapan teman-teman di DPR, lanjut Pram, jika ada temuan maka diarahkan, tapi jika tidak ada temuan maka harus distop.

"Tetapi yang akan kita buka ini semacam pintu lorong, harus ditelusuri lebih lanjut, kita belum tahu arahnya akan kemana," ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada tekanan kepada BPK terkait hasil audit forensik tersebut, Pramono enggan berprasangka buruk.

"Karena ini menyangkut kekuasaan tentunya tidak mudah, dan saya tidak mau berprasangka buruk pada siapapun, yang jelas hasil audit ini tidak akan menentramkan beberapa anggota dewan yang kritis terhadap persoalan ini, mungkin akan jadi persoalan baru. Jangan sampai energi kita habis dalam persoalan yang kontraproduktif ini," jelasnya.

"Apapun hasilnya kita akan terima dulu secara resmi, dan hasilnya akan kita teruskan kepada timwas, timwas akan bekerja kembali berdasarkan hasil audit tersebut," tutupnya.

(mpr/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads