"Ya, mungkin terlalu lama dibiarkan rusak, murid kurang semangat belajar," ujar Kepala Sekolah, Aam Salamah kepada wartawan, Jumat (23/12/2011).
Pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan pembangunan SDN Mekarsari 3, namun hingga saat ini belum dikabulkan. Padahal sejak dibangun, sekolah tersebut belum pernah mengalami perbaikan sama sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar kegiatan belajar mengajar tetap belajar, pihak sekolah mempergunakan gedung serba guna milik warga setempat sebagai tempat belajar. "Ya namanya juga bangunan serba guna, tetap saja belajar anak tidak optimal," cerita Aam.
Aam menuturkan, saat ini 3 lokal kelas dalam kondisi rusak berat, 3 lokal kelas lainnya dalam kondisi rusak dan rawan roboh jika sedang dipergunakan belajar.
"Kalau sedang belajar turun hujan, pasti kita mengungsi karena atap dan gentingnya sebagian besar sudah jebol," tambahnya.
Padahal, lanjut Aam, jumlah murid di SD tersebut saat ini mencapai 150 orang siswa, dan tiap tahun jumlah pendaftar kelas 1 cukup banyak. "Di sini minat belajar siswa cukup tinggi," pungkas Aam.
(anw/anw)










































