"Karena ada banyak minimarket 24 jam seperti ini, membuat komplotan perampok menjadikannya sebagai sasaran. Mereka memanfaatkan kelemahan pemilik minimarket yang tidak memberi pengamanan secukupnya," ujar kriminolog Adrianus Meliala saat dihubungi detikcom, Jumat (23/12/2011).
Perampokan kebanyakan dilakukan pada malam hari karena pada saat itu umumya orang-orang tidak siap menghadapi bahaya. Kelengahan-kelengahan seperti inilah yang dimanfaatkan kawanan perampok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis (22/12) sekitar pukul 02.10 WIB, perampokan minimarket kembali terjadi. Kali ini musibah itu menimpa Alfamart di kawasan Jl WR Supratman, Ciputat, Tangerang Selatan. Selain menggondol uang Rp 11 juta, perampok juga menggasak rokok, parfum dan susu anti-tulang keropos.
Selasa (20/12/2011) sekitar pukul 03.45 WIB, perampokan terjadi di minimarket Alfamart di Gunung Putri, Jawa Barat. Pelaku menggondol uang Rp 30 juta. Para perampok ini beraksi dengan menggunakan senjata tajam. 3 Karyawan minimarket itu mengalami luka tusuk akibat ulah penggarong.
Pada Minggu (18/11/2012) sekitar pukul 04.00 WIB, Indomaret yang terletak di Jl Raya Bogor KM 35, Sukamaju, Cimanggis, Depok, menjadi sasaran perampok. menguras isi brankas dan mesin kasir toko itu. Uang sekitar Rp 20 juta seketika berpindah tangan ke komplotan garong itu.
(vit/nrl)











































