Dijanjikan Gaji Besar di Kanada, 30 Calon Pekerja Kena Tipu

Dijanjikan Gaji Besar di Kanada, 30 Calon Pekerja Kena Tipu

- detikNews
Jumat, 23 Des 2011 14:19 WIB
Dijanjikan Gaji Besar di Kanada, 30 Calon Pekerja Kena Tipu
Jakarta - 21 Pria dan 9 perempuan muda menjadi korban penipuan. Mereka diiming-imingi kerja di sebuah restoran di Kanada. Mereka diiming-iming gaji besar dan membayar sejumlah uang kepada pelaku.

Menurut pelaku, Heri Doni Setiawan (39), aksi penipuan yang dilakukannya itu sudah berlangsung sejak Maret 2011. Heri yang mengaku memiliki seorang teman bule asal Kanada itu ditawari dimintai bantuan untuk mencarikan pegawai untuk sebuah restoran yang menyajikan makanan Eropa di Kanada.

Heri lantas mencari calon pekerja yang diminta temannya tersebut dan bertemu dengan seorang pria bernama Acong di Indramayu. Melalui Acong dia menyampaikan bila dirinya mencari calon tenaga kerja untuk diberangkatkan ke Kanada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ada beberapa orang calon, kita janji ketemu one by one," kata Heri kepada wartawan di Polsek Jatinegara, Jumat (23/12).

Kepada para calon pekerja itu, Heri menjanjikan akan mengurus segala persyaratan untuk keberangkatan ke luar negeri, termasuk paspor dan visa kerja. Korban juga dijanjikan mendapat tunjangan selama kerja dan tempat tinggal sementara di Kanada.

"Gajinya antara Rp 20-30 juta per bulan," jelasnya.

Bagi mereka yang tertarik untuk menyabet tawaran tersebut, Heri mematok harga Rp 5-6 juta kepada masing-masing calon pekerjanya.

"Itu sudah termasuk pembuatan paspor lewat calo," kata Heri.

Heri menolak bila disebut tawaran kerja tersebut fiktif. Dia malah mengaku bila apa yang ditawarinya itu benar adanya. "Tapi jadinya mereka saya tipu," aku Heri.

Heri ditangkap di kawasan Cipinang setelah puluhan korbannya memancingnya agar mengembalikan uang yang telah diserahkan. Mayoritas korban berasal dari Indramayu, Jawa Barat.

"Kita sudah kesal tiap hari karena enggak juga berangkat," kata salah seorang korban Heri, Jaya Zaenal (27).

Jaya mengatakan, saat itu sekitar 10 orang korban berupaya mencari pelaku dengan sengaja datang ke Ibukota. Mereka berdalih mempertanyakan kelengkapan keberangkatan. Namun bukan kepastian terbang ke negeri orang, para korban malah dimintai Rp 1,5 juta untuk pembuatan visa.

Namun Heri yang penipu akhirnya ditipu korbannya. Setelah korban sepakat untuk membayar uang pembuatan visa, Heri mendatangi korban di Hotel Rio, Jatinegara.

"Dia sempat mau kabur dengan loncat dari ojek setelah tahu kita mau tangkap dia," jelas Jaya.

Namun langkah seribu itu tidak terlalu jauh. Korban yang juga menggunakan motor sebanyak 4 orang berhasil menahan larinya pelaku.

"Waktu mau ditangkap dia sempat melawan," katanya.

Patroli yang melintas akhirnya mengamankan pelaku. Heri kemudian digiring ke Polsek Jatinegara untuk dimintai keterangan bersama puluhan korban penipuan.

(ahy/nik)


Berita Terkait