"Ya terlibat, makanya nanti pendalaman uang Saan di mana, Jafar Hafsah di mana di Hambalang," tutur Nazaruddin sesaat sebelum masuk ke kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2011).
Nazaruddin sebelumnya telah menyebut 2 nama di atas di kasus suap wisma atlet. Jafar yang menjabat sebagai ketua Fraksi Demokrat dan Saan, Wasekjen Demokrat, telah membantah mengenai tudingan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah ceritakan semua tentang proyek Hambalang. Dari mana Mas Anas ngatur proyek Hambalang, peran Angelina dan Mirwan Amir," tutur Nazaruddin usai diperiksa di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kamis sore.
(fjp/gun)











































