Jenazah W ditemukan Kamis (22/12) kemarin di Kompleks Bumi Makmur, Jl Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi Barat. Polres Bekasi masih menyelidiki pembunuhan perempuan itu. Pelaku pembunuhan ini diduga seorang residivis yang memiliki hubungan asmara dengan W.
"Ada yang mengenal korban. Katanya dia berinisial W," kata Kapolres Bekasi, Kombes Priyo Widyanto, kepada detikcom, Jumat (23/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antara korban dan pelaku memiliki hubungan asmara," jelasnya.
Priyo menyatakan ada dua orang yang keterangannya sedang didalami kepolisian. Keduanya adalah penggali tanah yang digunakan untuk menguburkan jenazah W di Kampung Bojongtua, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi.
"Mereka berdua yang menggali tanah di lokasi itu," sambungnya.
Priyo menjelaskan, saat ini polisi masih mengejar residivis yang menjadi kekasih W. Sedangkan dua orang yang menggali tanah untuk menggubur W masih diperiksa intensif.
"Kita sudah menyita cangkul yang digunakan untuk menggali tanah," katanya.
Priyo mengatakan hingga kini polisi masih mendalami motif pembunuhan tersebut. "Itu masih kita dalami," katanya.
Sebelumnya, Jenazah W ditemukan warga di kawasan Jatimakmur. Mayat tersebut terkubur di salah satu kebun milik warga. Jenazah ini ditemukan setelah salah seorang warga curiga dengan bau busuk yang keluar dari gundukan tanah di kebun miliknya. Setelah dicek ternyata isi gundukan tanah tersebut adalah mayat wanita.
(nal/vit)










































