"Saya yakin 100 persen dia polisi dan petugas Imigrasi yang kawal saya dari Jakarta," tegas M Mehdi Muntaziri, warga negara asal Afghanistan kepada detikcom, Kamis (22/12/11), di kamar Suite Room 001.
Menurut Mehdi yang bisa berbahasa Indonesia ini, orang yang diduga polisi dan petugas Imigrasi tersebut, ada di dalam rombongannya. Polisi dan petugas imigrasi tersebut mengawal dari Jakarta, lokasi berkumpulnya imigran pertama kali sampai tiba di kapal yang akan memberangkatkanya ke Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imigran yang tak saling mengenal ini bayar 4 ribu dollar pada beberapa orang. Bahkan ada yang sampai 6 hingga 7 ribu dollar untuk bisa lolos dari sergapan petugas di Indonesia dan bisa tiba di Australia dengan lancar.
"Saya bayar 4 ribu dollar, tapi ada juga yang bayar 6 sampai 7 ribu dollar," jelasnya.
Bahkan dalam perjalanannya, ada beberapa orang Indonesia yang memberi panduan kemana para imigran ini pergi lengkap dengan nama kota dan alamat yang harus dituju, sehingga saat 2 pekan di penampungan awal di Jakarta kapal yang tenggelam merupakan langkah akhir para Imigran untuk tiba d Australia.
(bdh/mok)










































