"Jangan semua kegiatan dimaknai politis, justru rakyat dan pesantren itu tanggung jawab Partai Demokrat," ujar Anas.
Hal itu dikatakan Anas di sela-sela kunjungannya di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/12/2011). Anas mengunjungi Pondok Pesantren Kempek dan Pondok Pesantren Madinatunnajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bersyukur, berterimakasih dan bertanggungjawab salah satunya membina silahturahmi dengan membuat kegiatan yang mendatangkan faedah," jelasnya.
Dalam kunjungannya, Anas ditemani oleh anggota DPR RI, Herman Khaeron yang berasal dari Daerah Pemilihan Cirebon dan Indramayu. Kunjungan tersebut juga dalam rangka kunjungan Herman Khareon ke dapilnya dalam masa reses DPR ini.
"Ini wajib dilakukan kader kita, setiap reses anggota DPR RI dari Partai Demokrat harus datang ke Dapilnya dengan banyak melakukan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada konstituennya,"
ungkap Anas.
Sementara itu, Herman mengatakan silaturahim dengan pondok-pondok pesantren guna memperkenalkan dan memberikan pemahaman politik kepada keluarga besar pondok pesantren.
"Pondok pesantren merupakan pusat edukasi dan peningkatan sikap religius masyarakat, khususnya para santri," kata Herman.
Herman menjelaskan, Partai Demokrat memandang penting membangun silaturahim dengan pondok-pondok pesantren sebagai bagian dari dinamika perpolitikan nasional," katanya.
Menurut dia, banyak hikmah yang bisa dipetik dari membangun silaturahim dengan Pondok Pesantren, terutama sebagai lembaga pendidikan yang memberikan perpaduan antara pendidikan formal dan
wawasan politik
"Bagi Partai Demokrat, memberikan pemahaman politik merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas dan kesejahteraan rakyat," katanya.
Herman juga menilai, pondok pesantren merupakan lembaga panutan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar.
(mpr/lrn)











































