Jaringan Narkoba Internasional di LP Tanjung Gusta Masih Diselidiki

Jaringan Narkoba Internasional di LP Tanjung Gusta Masih Diselidiki

- detikNews
Kamis, 22 Des 2011 13:44 WIB
Jakarta - BNN masih menyelidiki jaringan bandar narkoba Anli Yusuf alias Mami yang ditangkap di dalam penjara Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan. Modus penjualan narkoba dari dalam penjara ini juga masih didalami.

"Jaringan dan modus masih kita terus selidiki," kata Direktur pengawasan tahanan barang bukti dan aset BNN Sri Kuntjoro Hendropranoto di kantor BNN di Cawang, Jawa Timur, Kamis (22/12/2011).

Kuntjoro mengatakan memang ditemukan bukti adanya narkotika. Selain itu juga ditemukan uang dan pembicaraan melalui alat komunikasi tentang transaksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang ditemukan ada bukti ada indikasi narkotika, ada sejumlah uang dan pembicaraan lewat alat komunikasi tentang transaksi," katanya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, menggerebek Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan, Rabu (21/12/2011) pagi. Dalam penggerebekan, petugas mengamankan Anli Yusuf alias Mami.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, penggerebekan dilakukan secara mendadak saat semua tahanan wanita Kelas 2 A sedang tertidur lelap sekitar pukul 03.00 WIB. Anli sendiri sempat terkejut saat petugas BBN dan Wamenkumham Denny Indrayana masuk ke kamar Anli.

Dari kamar Anli, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang Rp 25 juta yang tersimpan di brankas kecil di dalam kamar. Selain menemukan uang, petugas juga menemukan sejumlah barang mewah seperti tv LCD dan DVD Player.

(nal/anw)


Berita Terkait