Penemuan korban sontak membuat warga sekitar terkejut. Warga kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian. Jenazah korban yang diperkirakan berusia 60 tahun ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi, Jl HM Yamin, Medan, untuk diotopsi.
Petugas Reserse dan Kriminal Polsekta Medan Baru kemudian melakukan pengusutan dan mengejar seorang pria yang terlihat bersama korban, Kamis dinihari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada juru periksa, pelaku mengaku sempat memperkosa korban. Pelaku kemudian membunuh korban untuk menutupi perbuatannya. Pelaku mengaku menggunakan parang untuk merusak kemaluan korban.
"Saya mabuk. Jadi tidak sadar apa yang terjadi," kata Aritonang yang sehari-hari merupakan pengumpul barang bekas.
(rul/lrn)











































