"Yang lulus total 2.552 orang," kata Ketua Panitia Ujian Profesi Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) tahun 2011 Thomas Tampubolon saat berbincang dengan detikcom, Kamis,(22/12/2011).
Berdasarkan data yang diumumkan, DKI Jakarta menghasilkan lulusan terbanyak yakni 1449 orang. Diikuti secara berurutan Surabaya (239 orang), Bandung (181 orang), Yogyakarta (153 orang), dan Medan (123 orang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat kenaikan prosentase kelulusan. Pada 2010 lalu hanya 20 persen saja yang lulus. Tahun ini angka diskualifikasi ujian pun cuma 8 orang saja yaitu karena kedapatan menyontek atau tidak bisa menunjukan identitas.
"Ada yang bilang supaya yang lulus diperbanyak. tapi komitmen kami tetap mengacu pada kualitas. Yaitu dengan bisa mengerjakan ujian minimal 75 persen," tutur Thomas.
Pengumuman ini ditunggu ribuan peserta ujian. Hingga lewat tengah malam, ratusan orang masih memasang status di berbagai situs jejaring sosial tidak bisa tidur. "Deg-degan nih. Nggak bisa tidur," kata Dewi yang meraih gelar SH di Universitas Brawijaya ini.
(asp/mad)











































