"Sampai saat ini kemacetan belum teurai," kata salah seorang mahasiswa, Sutrisman, kepada detikcom, Kamis (22/12/2011).
Dijelaskan Sutrisman, akibat kemacetan ini, Rektor Universitas riwijaya Prof Dr Badiah Parizade bersama ribuan mahasiswa Unsri yang akan diwisuda terpaksa naik kereta api dari Stasiun Kertapati dan berhenti di Stasiun Kereta Api Unsri. Dari sana mereka naik ojek sepeda motor ke kampus.
"Sebagian dosen yang membawa mobil pribadi memilih lewat jalan Palembang-Kayuagung, kemudian berbelok dari Kayuagung-Inderalaya," katanya.
Selain gangguan trailer yang mogok, kemacetan ini juga diakibatkan volume kendaraan yang cukup tinggi. Terutama keberadaan truk pengangkut batubara, yang setiap hari jumlahnya mencapai ribuan melintasi Jalan Inderalaya-Palembang.
(tw/anw)











































