"Kita tetap bekerja dengan semangat '45," kata Gumilar saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/12/2011).
Gumilar menegaskan, dirinya masih menjabat sebagai rektor. Hari ini dia menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak selaku Rektor UI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap, semua pihak bisa berbuat sesuai prosedur hukum dan ketentuan yang berlaku, sesuai konstitusi dan perundang-undangan. "Menjaga martabat UI dengan tenang, dan fokus pada otonomi dan tetap menjadikan UI menjadi perguruan tinggi bagi anak bangsa," jelas Gumilar.
Gumilar yakin Mendikbud M Nuh dan Dirjen Dikti Djoko Santoso memiliki harapan dan cita-cita agar UI tetap berada pada garis normal, melakukan aktivitas perguruan tinggi seperti biasa.
"Saya tidak ingin disebut ada konflik di UI. Kenyataannya perkuliahan dan aktivitas di UI tetap normal seperti biasa, tidak ada yang terganggu," terang Gumilar.
MWA yang dahulu mengangkat rektor, telah mengeluarkan surat pemberhentian Gumilar pada 20 Desember 2011 lalu. MWA beralasan, dalam suratnya, Gumilar sudah tidak menganggap MWA. Surat yang dikirim itu dianggap mengakhiri hubungan perdata dengan MWA UI.
Sedang Gumilar MWA dengan bersandar pada putusan MK, MA, dan PP No 66/2010 di mana dia bertanggung jawab kepada Mendiknas, mengingat UI kini menjadi PTN.
(ndr/nrl)










































