'Divonis' Mundur MWA UI, Gumilar: Saya Masih Bekerja dengan Semangat '45

'Divonis' Mundur MWA UI, Gumilar: Saya Masih Bekerja dengan Semangat '45

- detikNews
Kamis, 22 Des 2011 10:48 WIB
Divonis Mundur MWA UI, Gumilar: Saya Masih Bekerja dengan Semangat 45
Jakarta - Walau 'divonis' Majelis Wali Amanat (MWA) tak lagi menjabat Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri tetap bekerja seperti biasa. Dia beraktivitas normal, menandatangani berkas-berkas dan menghadiri acara mewakili UI.

"Kita tetap bekerja dengan semangat '45," kata Gumilar saat berbincang dengan detikcom, Kamis (22/12/2011).

Gumilar menegaskan, dirinya masih menjabat sebagai rektor. Hari ini dia menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak selaku Rektor UI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bertemu paguyuban karyawan, menandatangani surat ijazah, dan ada acara sampai malam. Kita tidak pernah surut untuk UI, agar di masa yang akan datang bisa membawa terus semangat kebangsaan bagi bangsa dan negara," jelasnya.

Dia berharap, semua pihak bisa berbuat sesuai prosedur hukum dan ketentuan yang berlaku, sesuai konstitusi dan perundang-undangan. "Menjaga martabat UI dengan tenang, dan fokus pada otonomi dan tetap menjadikan UI menjadi perguruan tinggi bagi anak bangsa," jelas Gumilar.

Gumilar yakin Mendikbud M Nuh dan Dirjen Dikti Djoko Santoso memiliki harapan dan cita-cita agar UI tetap berada pada garis normal, melakukan aktivitas perguruan tinggi seperti biasa.

"Saya tidak ingin disebut ada konflik di UI. Kenyataannya perkuliahan dan aktivitas di UI tetap normal seperti biasa, tidak ada yang terganggu," terang Gumilar.

MWA yang dahulu mengangkat rektor, telah mengeluarkan surat pemberhentian Gumilar pada 20 Desember 2011 lalu. MWA beralasan, dalam suratnya, Gumilar sudah tidak menganggap MWA. Surat yang dikirim itu dianggap mengakhiri hubungan perdata dengan MWA UI.

Sedang Gumilar MWA dengan bersandar pada putusan MK, MA, dan PP No 66/2010 di mana dia bertanggung jawab kepada Mendiknas, mengingat UI kini menjadi PTN.


(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini