Polisi Sweeping Senjata Api dan Bahan Peledak di Palu
Rabu, 21 Jul 2004 22:07 WIB
Palu - Polda Sulteng Rabu (21/7/2004) malam ini serentak menggelar sweeping senjata api dan bahan peledak. Operasi bersandi Sendak Maleo 2004 digelar di tiga titik pintu masuk-keluar Kota Palu. Operasi ini berkaitan dengan peristiwa penembakan Pdt. Susiyanti Tinulele, Minggu Malam lalu.Saat ini ratusan kendaraan roda dua, truk barang, bus penumpang mobil pribadi tidak luput dari pemeriksaan petugas. Sweeping malam ini digelar di pintu masuk-keluar bagian barat Kelurahan Silae, Palu Barat, pintu masuk-keluar bagian selatan jalan Dewi Sartika, Palu Selatan, yang berdekatan dengan Gereja Effata, dan pintu masuk-keluar bagian Utara, Pantoloan, Palu Utara.Menurut pemantauan detikcom di wilayah Palu Barat, polisi mengamankan 3 badik, 1 samurai, 3 pisau, 1 senapan angin dan 1 clurit. Kamarudin, pemilik clurit, mengatakan dia berasal dari desa Palolo kab Donggala. Malam ini Kamarudin hendak pergi ke pesta perkawinan di kota Donggala. Clurit itu dibawanya hanya untuk berjaga-jaga.Sebagian warga yang kedapatan membawa senjata tajam tidak ditangkap polisi. Pemilik senjata tajam itu hanya dicatat. Berikut nomor KTP dan nomor telepon yang dapat dihubungi bila sewaktu-waktu polisi membutuhkan keterangan yang bersangkutan. Sampai laporan ini diturunkan aparat masih melakukan operasi di jalur-jalur tersebut.Sebagian masyarakat yang belum mengetahui adanya operasi ini mengaku kaget. Seperti seorang ibu yang ketakutan saat diperiksa. Ujarnya, "Apa ini?" Namun aparat setempat menenangkannya dengan mengatakan ini hanya pemeriksaan biasa. Lucunya, banyak pengendara yang berhenti sejenak sekitar 100 meter dari pos pemeriksaan. Dari arah sebaliknya, pengendara yang lewat berkata, "Hati-hati, ada sweeping."
(dni/)











































