"Calon presiden 2014 yang sudah muncul sekarang ini umumnya masih belum percaya diri. Karena pengumuman pencalonannya tidak ditopang dengan hasil survei yang jujur dan tidak memihak. Atau kalau pun dari hasil survei ternyata elektabilitasnya rendah, tetap dipaksakan," tutur Romi, demikian disapa, kepada detikcom, Kamis (22/12/2011).
Buktinya, menurut Romi, bukannya malah meningkatkan intensitas aktivitas sosialisasi capres secara lebih all-out, melainkan beberapa justru membiarkan terjadinya netralisasi alamiah terhadap pencapresannya. Ada juga yang mencoba membangun legitimasi yang seolah-olah rasional namun justru semakin menunjukkan ketidakpercayadiriannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal siapa pun capresnya harus punya kapasitas. Tidak hanya merasa bisa dan hanya menebar kampanye kepalsuan kepada rakyat.
"Hari ini, pemimpin nasional perlu lebih banyak berkaca kepada rakyat kebanyakan. Jangan sampai larut ke dalam perilaku "rumongso biso", sementara untuk sebuah refleksi yang jernih dibutuhkan mentalitas "biso rumongso","tandasnya.
(van/nrl)











































