"Siapapun yang sedang mewakili amanah rakyat janganlah mengkhianati rakyat. Siapapun yang mendapat mandat dari rakyat," kata Wiranto dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (21/12/2011).
Wiranto melihat ada kekecewaan yang dirasakan rakyat dimana keadilan dan kesejahteraan belum dirasakan rakyat secara menyeluruh. Bahkan penguasa lebih sibuk memikirkan dirinya sendiri ketimbang rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghadapi keadaan seperti ini, Wiranto mengajak seluruh kader Hanura agar fokus bekerja dengan hati nurani. Dengan begitu, Wiranto yakin berbagai masalah bangsa dapat diselesaikan
"Hati nurani yang dapat memilah baik dan buruk, tidak lagi digunakan. Hati nurani telah dipensiunkan secara dini agar tidak mengganggu mereka mengingkari dan mengkhianati kepercayaan rakyat itu," tegasnya.
Wiranto juga mengkritik adanya rangkap jabatan di tingkat eksekutif. Rangkap jabatan lanjutnya, akan menghasilkan perilaku yang tidak adil dan tidak fokus dalam mengurus rakyat.
"Jabatan rangkap itulah yang memberi peluang terbangunnya sarang koruptor dalam lingkup jabatannya," pungkasnya.
(did/did)











































