Polri: Tidak Benar Ada 30 Orang Tewas di Mesuji

Polri: Tidak Benar Ada 30 Orang Tewas di Mesuji

- detikNews
Rabu, 21 Des 2011 19:15 WIB
Jakarta - Polri masih menyelidiki 3 kasus Mesuji di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel). Sejauh ini korban tewas adalah 9 orang, sehingga Polri menyatakan tidak benar korban tewas sampai 30 orang.

"Kita masih selidki dan tidak benar ada 30 orang yang meninggal di sana. Kita minta warga jangan terprovokasi," jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2011).

Saud kemudian memaparkan korban dan lokasinya, yaitu:

1. 21 April 2011, antara PT Sumber Wangi Alam dan warga di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Korban 7 orang, terdiri dari 2 karyawan PT SWA, 3 orang Pam Swakarsa dan 2 warga.

"Dari 3 orang Pam Swakarsa inilah 2 orang di antaranya digorok lehernya. Kejadian 21 April 2011 di Desa Sodong disebabkan warga melarang PT SWA panen," jelas Saud.

2. 6 November 2010, antara PT Silva Inhutani dengan warga di register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Polisi tim perlindungan hutan menertibkan warga, mayoritas pendatang/transmigran, yang sebelumnya sudah berjanji akan meninggalkan register 45.

Nah, saat ditertibkan warga melawan bahkan menyerang. Dalam pelaksanaan penertiban terjadilah bentrok. Ada seorang warga yang diketahui bernama Nyoman Sumarje akan membacok AKBP Priyo Wira Nugraha, dari tim penertiban. Karena melihat hendak dibacok, rekan Priyo, Bripda Setiawan, menembak Nyoman. Nyoman kemudian menderita luka.

Penembakan ini menimbulkan amarah warga, sehingga warga mendatangkan massa lebih banyak. Saat itulah bentrokan terjadi lagi. Ada yang menembak, namun tidak diketahui siapa. Namun ada warga yang tewas yang diketahui bernama Made Asta, tertembak di bagian perut dan meninggal

"Bripda Setiawan sedang diproses Polda Lampung atas tindakan indisipliner," jelas dia.

3. 10 November 2011 antara PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) dengan warga di Kabupaten Mesuji, Lampung. 100 Orang menyerang PT BSMI. Saat itu personel dari Polsek 14 orang yang mencoba mengamankan. Kemudian, Polsek meminta bantuan tambahan personel. Warga kemudian bertambah menjadi 300 orang dan membawa senjata tajam, seperti tombak, parang. Mereka menyerang petugas Polsek, kerusuhan terjadi, 5 orang warga terkena tembak, dan salah satu di antaranya tewas.

Identitas mereka yang tertembak adalah:

1. Muslim, 17 tahun, tertembak di kaki kanan.
2. Robin, 17 tahun, tertembak di kaki kiri.
3. Rano Karno, 26 tahun, luka di tangan dan perut sebelah kiri.
4. Harun, 17, tertembak di tumit kiri.
5. Zaelani, meninggal dunia.

(nwk/anw)


Berita Terkait