Di Gedung DPR, Yok membagi-bagikan lagu berisi satu lagu ciptaannya. Lagu ini dia beri judul Pembuka. Lagu ini tak lain adalah terjemahan dari surat Al Fatihah, untuk mengingatkan DPR agar kian sadar kepada tugas mulia menyalurkan aspirasi rakyat.
Yok yang mengenakan kemeja batik merah-hitam ini pun sempat mendendangkan beberapa kali lagu terbarunya ini. Rambutnya yang sudah hampir semuanya tak menyurutkan niatnya untuk berkreasi seni sekaligus mengingatkan wakil rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan gitar warna cokelat ini ia mendendangkan lagunya dengan penuh penghayatan, sambil beberapa kali manggut-manggut. Lagi empat bait ini mendorong agar wakil rakyat kembali ke jalan yang lurus.
"Saya rakyat jelata bukan akademisi jadi kalau ngomong ya seenak jidat. Judulnya Pembuka adalah alat. Semoga dengan menyanyikan lagu ini membuka hati anda jangan ribut melulu ini rakyat menderita," ingat Yok yang kian renta dan jenggotnya kian panjang ini.
Ia berharap para wakil rakyat membuka mata. "Kalau dulu wong kere munggah mbale, sekarang ini bakul munggah kasur, tidur mendengkur,"sindirnya,
Berikut Lirik lagi Yok Koeswoyo:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih
Lagi Maha Penyayang
Segala Puji bagi Allah
Tuhan Semesta Alam
Yang Maha Pengasih
Lagi Maha Penyayang
Yang menguasai hari pembalasan
Hanya Engkaulah
Yang kami sembah
Dan hanya kepada Engkaulah
Kami mohon pertolongan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat
Bukan mereka uyang dimurkai
Dan bukan mereka yang sesat
(van/gah)











































