"Sudah, sudah diketahui keadaannya, keadaannya selamat dan KBRI sudah memberikan bantuan," kata Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2011).
Menurut Marty, KBRI yang terdekat untuk memberi bantuan adalah Selandia Baru. "Jadi sudah masuk dalam fase memastikan kondisinya baik," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya, KBRI menyebutkan, informasi kecelakaan ini diperoleh KBRI dari Kemlu dan Perdagangan Selandia Baru. Kecelakaan itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Lokasi kecelakaan pada posisi 2.000 nautical miles (3.704 km) sebelah tenggara Selandia Baru. Jumlah awak kapal sebanyak 32 ABK, 16 orang di antaranya WNI.
Saat ini beberapa kapal penangkap ikan antara lain Chiyo Maru No. 3 (berbendera Rusia) dan San Aspiring (berbendera Selandia Baru) sedang berupaya menuju lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan penyelamatan. Namun mereka menghadapi kendala karena tebalnya bongkahan es di lautan Antartika.
Selain itu, pesawat Hercules telah diterbangkan dari McMurdo Station ke lokasi kecelakaan untuk melakukan peninjauan terhadap kondisi perairan di lokasi kapal Sparta dan telah dapat berkomunikasi dengan pihak kapal tersebut.
(mad/nwk)











































