"Saya kira bagus kalau ditradisikan, kereta ini salah satu transportasi yang paling cocok di Indonesia," ujar Anas kepada wartawan di atas kereta api Argo Jati tujuan Cirebon, Rabu (21/12/2011).
Perjalanan Anas Urbaningrum naik kereta ini untuk berkunjung ke Cirebon, Jawa Barat. Kunjungan Anas ke Cirebon untuk melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat Ikhwanul Mubalighin di Pondok Pesantren Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Anas juga akan melakukan ziarah ke makam Sunan Gunungjati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak SD kelas 1 saya sudah naik kereta, waktu itu dari kampung saya ke kota Blitar itu sekitar 5 Km. Karena dibelakang rumah saya itu ada stasiun kereta, tapi sekarang sudah nggak ada. Dulu kereta sering berhenti di situ," kisah Anas.
Menurut Anas kereta api adalah transportasi yang mudah dengan harga terjangkau. Kereta api juga tidak seperti mobil yang bisa terjebak macet.
"Kereta api itu paling mudah, aman, nyaman, biayanya terjangkau, bisa santai, nggak macet. Saya kira pilihan yang terbaik untuk ke Cirebon, menurut saya transportasi publik harus mendapatkan prioritas," jelas Anas yang punya mobil Toyota Alphard ini.
Dulu naik kereta sering ngga bayar ya mas? "Ya ikut masinis saja," candanya.
(mpr/gun)










































