Perwakilan petani dari Kepulauan Meranti, Riau, Jambi, Lampung, dan sebagainya diterima Marzuki di ruang tamu pimpinan DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/12/2011).
Pengurus Pusat Serikat Tani Nasional dan koordinator aksi pendudukan DPR RI, Binbin Firman Tresnadi, meminta agar kasus-kasus agraria segera dituntaskan.
"Kami datang ke sini karena advokasi yang kami lakukan terus mentok di daerah. Ada masalah dengan aparat birokrasi dan keamanan, ada tindak intimidasi dan kekerasan. Kasus Mesuji akan terjadi di daerah lain jika tidak ada penyelesaian masalah agraria," kata Binbin.
Seorang petani, Ngatono, juga curhat lahannya digusur. "Ada penggusuran lahan pertanian warga oleh PT Agro Nusa Alam Sejahtera. Tanaman warga dibuang ke rawa-rawa. Mereka menggusur sejak setahun terakhir, tiga PT menggusur kita Pak," kata Ngatono.
Menanggapi keluhan para petani, Marzuki berjanji akan melayangkan surat kepada sang bupati.
"Pertama kita surati pribadi Ketua DPR kepada Bupati masing-masing. Nanti kita tanyakan masalahnya. Kemudian komisi terkait akan memanggil," kata Marzuki.
(van/aan)











































