"Tapi pas sehari (rakernas) di Bandung untuk jadi Anas ketum, Anas mengeluarkan 6,9 juta dollar. Ini bukti kuitansinya, tapi aslinya minta saja ke Anas, karena yang megang aslinya itu dia," beber Nazar sambil menunjukkan kuitansi.
Hal itu disampaikan Nazar di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di balik nama atas nama Anas," tegasnya.
Nazar juga meminta publik melihat kekayaan Anas setelah keluar dari KPU. Kekayaannya berlipat-lipat. Nazar menegaskan, apa yang disampaikan ini bukanlah bualan saja. Ia punya bukti mengenai keterlibatan Anas.
"Saya inikan selalu dibilang pembohong terus, padahal apa yang saya sampaikan apa adanya, tanpa saya tambahi dan saya kurangi," terangnya.
(mok/gun)











































