Rumah di Pinggir Rel Dibongkar, Saminah Pulang Kampung

Rumah di Pinggir Rel Dibongkar, Saminah Pulang Kampung

- detikNews
Rabu, 21 Des 2011 11:13 WIB
Jakarta - Mata Saminah (50) menerawang jauh ke atas. Rumahnya di pinggir rel kereta api (KA)di kawasan Tanah Abang, yang beratapkan seng dibongkar petugas PT KAI. Saminah yang istri pemulung ini pun berniat pulang kampung.

"Saya mau ikut suami kembali ke kampung," ujar Saminah di pinggir rel KA dekat kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Saminah dan tetangganya sudah bersiap-siap membongkar barang-barangnya seperti pakaian dari pagi. Mereka sudah tahu perihal pembongkaran itu sejak Senin (20/12) lalu. Karena itu mereka sengaja tidak melawan petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 30 petugas berseragam biru dari PT KAI membongkar bangunan liar di sekitar rel. Mereka membongkar rumah dengan alat-alat seperti palu, linggis dan gergaji. Namun tidak terlihat alat berat seperti backhoe untuk menggilas rumah-rumah liar warga.

Mayoritas bangunan di sekitar rel itu digunakan untuk tempat tinggal. Warga tinggal di tempat itu tanpa izin.

Kepala Penertiban PT KAI, Achmad Sujadi, mengatakan bangunan yang berada di pinggir rel adalah lahan untuk lalu lintas KA. Karena itu tujuan pembongkaran adalah untuk keselamatan.

"Jarak bangunan dengan rel itu sangat dekat, kira-kira 30-50 cm. Itu membahayakan," kata Sujadi di lokasi pembongkaran.

Menurut Sujadi, sudah ada 700 bangunan liar yang dibongkar PT KAI. Masih ada beberapa lokasi lagi seperti di Bandengan dan Penjaringan yang akan dibongkarnya.

Sekitar 50 warga sekitar menonton pembongkaran itu. Pembongkaran tidak mengganggu perjalanan kereta api yang melintas di areal itu.

(nik/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads