"Saya mau ikut suami kembali ke kampung," ujar Saminah di pinggir rel KA dekat kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (21/12/2011).
Saminah dan tetangganya sudah bersiap-siap membongkar barang-barangnya seperti pakaian dari pagi. Mereka sudah tahu perihal pembongkaran itu sejak Senin (20/12) lalu. Karena itu mereka sengaja tidak melawan petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayoritas bangunan di sekitar rel itu digunakan untuk tempat tinggal. Warga tinggal di tempat itu tanpa izin.
Kepala Penertiban PT KAI, Achmad Sujadi, mengatakan bangunan yang berada di pinggir rel adalah lahan untuk lalu lintas KA. Karena itu tujuan pembongkaran adalah untuk keselamatan.
"Jarak bangunan dengan rel itu sangat dekat, kira-kira 30-50 cm. Itu membahayakan," kata Sujadi di lokasi pembongkaran.
Menurut Sujadi, sudah ada 700 bangunan liar yang dibongkar PT KAI. Masih ada beberapa lokasi lagi seperti di Bandengan dan Penjaringan yang akan dibongkarnya.
Sekitar 50 warga sekitar menonton pembongkaran itu. Pembongkaran tidak mengganggu perjalanan kereta api yang melintas di areal itu.
(nik/vit)











































