"Ini permanen, jadi kita ingin aliansi ini permanen sebagai partai islam. Partai yang asasnya Islam sehingga nanti tidak ada lagi koalisi-koalisi yang temporer atau sementara," ujar Ketua Umum DPP PKNU Choirul Anam usai deklarasi hijau di Balairung Kirana, hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (20/21/2011) malam.
Menurut Choirul, aliansi hijau terbuka bagi partai apa saja, termasuk partai partai yang tidak berasaskan Islam. "Tidak harus (partai Islam). Asal sesuai dengan ideologi kita," terangnya.
Aliansi hijau, terang Choirul bukan berarti menyatukan PBB dengan PKNU. Alinasia hijau hanya konfederasi.
"Jadi partai ini eksistensinya tetap dijamin tidak ada peleburan. Masing-masing organisasi tetap berjalan, PKNU tetap jalan di PKNU, PBB tetap jalan di PBB, tapi ada wadah konfederasi. Ini yang akan mewadahi isu-isu politik," imbuhnya.
(her/fiq)











































