"Di partai tidak ada yang saling menyudutkan, tidak ada kelompok-kelompokan. Dan tidak ada yang menyudutkan bang Ruhut," ujar Saan Mustopa saat dihubungi detikcom, Selasa (20/12/2011).
Menurut Saan, Ruhut adalah salah satu kader yang menaati setiap kebijakan partai. Sehingga tidak ada alasan untuk menyudutkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua. Menurut Max, Ruhut sudah menjadi bagian dari keluarga besar PD sehingga tidak mungkin ada yang menyudutkan atau merendahkannya.
"Ruhut sudah menjadi bagian dari PD. Dan ini adalah persoalan internal yang tidak harus ditanggapi secara terbuka. Biarlah PD menyelesaikan sendiri," ujar Max.
Menurutnya, mengundurkan diri dari PD bukan sebuah solusi. Bila ada perbedaan pendapat, Max menilai hal itu masih bisa diselesaikan.
"Kalau bisa disatukan bisa menjadi sebuah kekuatan yang dayshat. Dan Ruhut adalah bagian dari kekuatan itu," imbuh Max.
Ruhut mengaku sebelumnya sudah gerah di partai yang dikomandani Anas Urbaningrum itu. Ia merasa terus dijatuhkan oleh rekan-rekannya di internal PD.
"Saya ini seperti David Beckham. Saya merasa politisi profesional dan ketika saya direndahkan, saya akan keluar dari PD," curhatnya.
(her/fiq)











































