Paspampres Bantah Kopda Zanuri Terlibat dalam Pembunuhan Raafy

Paspampres Bantah Kopda Zanuri Terlibat dalam Pembunuhan Raafy

- detikNews
Selasa, 20 Des 2011 19:28 WIB
Jakarta - Tersangka penusuk Raafi, Sher Mohammad Febrywan alias Febry menuding anggota Paspampres Kopda (Kopral Dua) Zanuri adalah penusuk Raafi yang sebenarnya. Namun, hal tersebut dibantah oleh internal Paspamres dengan menyebut Zan saat itu hanya dititipi barang bukti oleh tersangka.

Dalam keterangan Asisten Intelinjen (Ass Intel) Paspampres Letnan Kolonel Edmil Nurjamil, Zanuri pada saat kejadian sedang menikmati makanannya di lantai bawah kafe Shy Rooftop ketika terjadi aksi penusukan kepada Raafy.

"Dengan Kronologis hasil pemeriksaan internal, bahwa saat kejadian di TKP Kopda Zanuri di bawah sedang makan. Saat kejadian ditelepon saudara Robby bahwa di atas ada keributan. Begitu diinformasikan seperti itu, Zanuri naik ke atas," ujar Edmil saat dihubungi wartawan, Selasa (20/12/2011).

Dalam keterangan yang diberikan Zanuri kepada internal Paspampres, lanjut Edmil, kejadian penusukan Raafy saat itu telah terjadi dikarenakan korban saat itu sudah berada di lantai bawah untuk dievakuasi, sedangkan Zanuri saat itu sedang menuju ke lantai atas.

"Tetapi suasana masih gelap dan masih cukup ramai di situ. Tiba-tiba ketika mendekati saudara Febry dititipkan sebuah barang. Saat itu zanuri tidak tahu barang itu apa. Baru datang dia," jelasnya.

Setelah Raafy dievakusi menuju rumah sakit, Zanuri kemudian kembali turun ke lantai bawah dengan mengggunakan lift. Saat di lift itulah Zanuri tersadar bahwa barang yang diberikan oleh Febry adalah sebuah pisau dengan noda darah dengan kondisi tidak terbungkus apapun.

Edmil menjelaskan, Zanuri saat ini sedang menjalani pemeriksaan internal Paspamres. Berdasarkan keterangan dari Polres Jakarta Selatan, status Zanuri masih menjadi saksi.

"Sedang dalam tahap pemeriksaan lanjut sambil menunggu proses hukum yang dilakukan teman-teman kepolisian. Proses hukum sudah berjalan, biarkan saja prosesnya berjalan. Kita tunggu saja hasilnya," terangnya.

"Secara internal, kronologis dari kita dan Pomdam dan selaku yang punya wilayah seperti itu," tambahnya.

Edmil juga membantah berita miring yang menyebut Zanuri merupakan ajudan dari Febry dan Robby dan tidak mempermasalahkan tudingan dari pengacara keduanya. "Saya kira tidak, hanya pertemanan saja," kata Edmil.

(fiq/anw)


Berita Terkait