Lepas dari kasus itu, posisi Indonesia selama ini memang kerap menjadi tempat transit bagi imigran yang hendak ke Australia. Bahkan Guru Besar Hukum UI Prof Hikmahanto Juwana menyebut Indonesia 'surga' bagi tempat transit imigran gelap.
Dalam pernyataannya, Selasa (20/12/2011) Hikmahanto mengurai 5 alasan Indonesia menjadi 'surga' imigran, yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Luasnya wilayah laut Indonesia sehingga dapat dimasuki secara tidak sah oleh para imigran. Banyak dari mereka tidak melewati Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di pelabuhan laut dan udara.
Berbagai peralatan TNI-AL dan Polisi Air tidak memadai untuk menjaga wilayah laut yang sangat luas dari para imigran gelap.
3. Kalaupun melewati jalur-jalur resmi, ada oknum petugas yang dapat meloloskan dengan sejumlah uang.
4. Di Indonesia harus diakui ada mafia yang memfasilitasi imigran gelap dari sejumlah negara di Timur Tengah untuk sampai ke Australia.
5. Adanya nelayan dan pelaut yang berani membawa kapal seadanya bagi para imigran gelap dengan kompensasi finansial.
"Menghadapi permasalahan ini pemerintah harus membuat kebijakan untuk memerangi Indonesia sebagai tempat transit bagi para imigran gelap," tegas Hikmahanto.
(ndr/nrl)










































