"Rumah kediaman pribadi gubernur. Tadi siang, saya nggak tahu pasti jam berapa," kata seorang saksi, Aris, saat ditanya insiden tersebut oleh detikcom, Selasa (20/12/2011).
Aris mengaku setibanya di rumah tersebut, kondisi rumah gubernur hangus. Di dalam rumah pribadi itu ada beberapa paviliun dan tempat perhelatan. Beberapa paviliun tersebut terbakar. Saat kejadian berlangsung ada orang yang menjaga rumah tersebut. Beruntung penjaga tersebut selamat dari kobaran api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Aris, sejak pagi massa yang diduga dari pendukung salah satu pasangan gubernur dalam pilkada Papua Barat menutup sejumlah ruas jalan. Massa menebang pohon-pohon besar dan meletakkannya di tengah jalan.
"Jalan ke arah bandara ditutup. Tadi sih sempat lumpuh. Sekarang sudah tidak," jelasnya.
Usai pembakaran rumah gubernur, barikade pengamanan TNI Polri pun datang. Takut ditangkap, massa langsung membubarkan diri. Hingga kini rumah gubernur masih dijaga ketat.
(gus/vit)










































