"Rasanya suara yang 7,2 persen pada pemilu 2014 bukan suatu yang mustahil," kata Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto di sela-sela raker I Hanura di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (20/12/2011).
Wiranto mengatakan pada pemilu 2009 lalu, Hanura mencapai 3,7 persen suara. Dengan persiapan yang lebih matang dan secara rasional dengan satu kursi di 77 dapil, 7,2 suara itu bukan hal mustahil untuk diraih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto mengaku sebenarnya Hanura berada di barisan PT 3 persen karena lebih rasional. Namun Hanura tidak akan gentar jika memang ditetapkan PT 5 persen.
"Di DPR masalah parliamentary threshold masih menjadi perdebatan. Kita mengambil sikap rasional tetapi sesungguhnya tidak gentar dengan PT 5 persen. Kita memilih barisan di 3 persen," jelasnya.
Menurut Wiranto, saat pemilu 2009 yang PT sebesar 2,5 persen, sudah banyak suara rakyat yang hilang. Maka jika PT dinaikkan menjadi 5 persen, akan semakin banyak pula suara rakyat yang hilang.
"Bagaimana kalau dinaikkan maka akan bertambah jumlah suara rakyat yang tidak terwakili," ujar Wiranto.
(gus/vit)










































