Salah satu imigran dari Pakistan, Mohammad Mehdi Muntaziri menceritakan, ia dan bersama imigran lainnya rencananya akan menuju ke Australia untuk mencari kehidupan yang lebih. "I want better life," ujarnya kepada detikcom, saat ditemui di Hotel Sulawesi, Jember, Selasa (20/12/2011).
Mehdi Mengaku berangkat dari Malaysia menuju Pontianak menggunakan perahu. Setibanya di sana ia dan rekan-rekannya menuju Jakarta lalu ke Surabaya. "From Jakarta to Surabaya by bus and than we take a ship from Surabaya,β imbuhnya.
Kapasitas kapal tersebut sebenarnya hanya untuk 50 Orang, namun diisi dengan 240 Orang. Untuk mendapatkan kapal tersebut, per orang harus mengeluarkan uang sebanyak US$ 4 Ribu. "Kalau di sini bisa 36 Juta," ujarnya dengan Bahasa Indonesia terbata-bata.
Karena kelebihan muatan, di tengah perjalanan kapal dihantam ombak yang cukup besar hingga akhirnya tenggelam. "Kami berada di tengah laut kurang lebih 3 hari 4 malam," katanya.
Sementara itu Kapolres Jember, AKBP Samudi mengatakan, hari ini Satpolairut kembali melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Nusa Barong. Sebab berdasarkan keterangan salah satu Imigran, ada sekitar 35 Orang yang masih ada di kawasan Itu. "Kami terus melakukan pencarian," tegasnya kepada detikcom.
(bdh/anw)











































