"Puan layak maju, tapi realistis jika ia kejar di posisi nomor 2. Itu pun harus dengan restu ibunya. Tanpa izin dan persetujuan Megawati, Puan tak bakal bisa. Megawati pribadi adalah kunci segalanya bagi Puan dan PDIP," tutur Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2011).
Namun langkah Puan tak akan mudah. Karena internal PDIP masih berharap Megawati menjadi calon presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PD sendiri menilai parpol perlu melirik capres dari luar. Sehingga tidak terkungkung oleh capres internal yang belum tentu punya kompetensi.
"Sekali-kali, parpol perlu lakukan atau berstrategi out of the box. Artinya, keluar dari kungkungan primordial dan subkultur sendiri. Kenapa harus maksa yang maju capres adalah kader partai sendiri. Kenapa nggak berpikir tentang kandidat lain yang bertabur di luar sana? Baik kader luar partai atau bahkan non politisi. Kenapa nggak mencoba? Kenapa takut?" tanya Ramadhan.
"Padahal realistis saja jika tak ada kader sendiri yang mumpuni maka partai silakan ambil luar kader dan bahkan dosen, pengusaha, rektor, aktivis LSM, budayawan," lanjutnya.
(van/mpr)











































