Plastik mencurigakan itu ditemukan di pasar yang menjual daging khusus, di Jalan Sulawesi, Kelurahan Maesa, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (20/12/2011) pukul 04.00 WITA. Sebelumnya, pada Senin (19/12) pukul 05.30 WITA sebuah bom berkekuatan rendah atau low eksplosive ditemukan warga di tempat yang sama.
Kiki (27) adalah seorang penjual daging yang menemukan bungkusan mencurigakan itu. Mulanya dia hendak menggelar dagangan, namun tiba-tiba matanya tertuju pada plastik yang mencurigakan. Dia panik. Namun tak lama Kiki langsung menghubungi kepolisian terdekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas laporan tersebut, Unit Penjinak Bom dari Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah langsung menuju lokasi. Kurang lebih 15 menit dengan menggunakan X-Ray, kantong plastik hitam itu difoto. Syukurlah hasilnya nihil.
"Tidak ditemukan adanya unsur bom, pas kita sudah X- Ray tadi ternyata hanya potongan kayu," kata Kapolres Palu, AKBP Ahmad Ramadhan.
Namun demikian Kapolres berjanji pihaknya tetap merespons laporan masyarakat. Dia juga meminta agar masyarakat selalu waspada dan melaporkan ke polisi jika menemukan benda yang mencurigakan.
Karena adanya beberapa teror, menjelang Natal dan tahun baru ini Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memberlakukan status Siaga I. Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana mengatakan teror sengaja dibuat untuk meresahkan masyarakat.
(vit/ndr)










































