"Tidak bisa. Dua-duanya (Ical-Puan) tidak laku dijual," kata Pengamat politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, kepada detikcom, Senin (19/12/2011).
Menurut Iberamsjah, wajar saja jika seseorang ingin mencalonkan diri untuk menjadi presiden. Hanya saja, penilaian masyarakat tentu dimulai dari apa yang telah dilakukan para calon sebelum mencalonkan diri, yang lebih dikenal dengan istilah rekam jejak (track record). Lalu bagaimana dengan duet pasangan ini?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait Puan, Iberamsjah berpendapat bahwa Puan masih terlalu muda. Dia mengusulkan agar Puan jadi kader dulu, menteri dulu, atau menko dulu. Di sana Puan bisa menimba ilmu.
"Baru nanti bisa nyapres" tutup Iberamsjah.
(rdf/rdf)










































