Resmikan IPSC, SBY Disuguhi Demonstrasi 'Blue Line'

Resmikan IPSC, SBY Disuguhi Demonstrasi 'Blue Line'

- detikNews
Senin, 19 Des 2011 13:58 WIB
Jakarta - Usai meresmikan Indonesia Peace and Security Center (IPSC) di kawasan Bukit Merah Putih, Sentul Bogor, Presiden SBY disuguhi demontrasi 'Blue Line'. Demontrasi itu menggambarkan bagaimana suasana pasukan perdamaian Indonesia yang sedang terjebak dalam situasi konflik.

Demontrasi tersebut dilakukan di kawasan bukit Merah Putih di kawasan Canti Dharma, di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup Sentul, Kabupaten Bogor. Kawasan Canti Dharma yang berbentuk perbukitan membuat demonstasi semakin hidup.

Demontrasi Blue Liine memperlihatkan bagaimana pasukan Indonesia Batalion (Indobat) yang terjebak dalam peperangan dua negara perbatasan. Meski terjebak di tengah-tengah perang pasukan Indobat dilarang keras terlibat apalagi memihak salah satu negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY dan beberapa menteri Kabinet Indonesia bersatu jilid II harus menggunakan teropong untuk melihat demontasi. Hal ini dikarenakan demontrasi dilakukan di kaki bukit yang berjarak sekitar 500 meter dari podium SBY.

Blue Line, menceritakan dua negara bertetangga yang saling bermusuhan. Suatu hari, sebuah pohon tumbang di batas ke dua negara yang hanya dipisahkan oleh kawat berduri.

Tumbangnya pohon di perbatasan kedua negara (Blue Line) tersebut terus menimbulkan ketegangan di kedua negara. Pasukan Indobatt yang datang pun berusaha untuk mengamankan agar milieter ke dua negara tidak terlibat baku tembak.

Namun tiba, sebuah helikopter dari salah satu negara muncul dan mulai melakukan penembakan secara membabi buta ke arah musuhnya. Perang ke dua negara di lokasi pun pecah.

Suara senjata laras panjang yang memuntahkan peluru terus menderu. Bom, dan granat terus meledak di lokasi kejadian.

Pasukan Indobatt yang menjadi pasukan perdamaian pun hanya bisa bersembunyi di balik kendaraan lapis baja sambil mengibarkan bendera United Nation. Ketika suasana semakin memanas, pasukan Indobatt pun akhirnya ditarik mundur dari lokasi untuk menghindari jatuhnya korban.

Demontrasi yang kurang lebih berlangsung sekitar 30 menit itupun ditutup dengan aplause dari para hadirin yang datang.

(her/gun)


Berita Terkait