"Gambar pembantaian Mesuji banyak rekayasa seperti korban tidak pada satu tempat," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, usai diskusi media dan pembangunan demokrasi di Indonesia di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (19/12/2011).
Saud menilai peristiwa di video tersebut tampak terjadi di tempat-tempat yang terpisah. Contohnya gambar potongan kepala seseorang yang berbeda dengan badan orang tersebut. Hal ini menunjukkan rekayasa sinema.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saud berjanji akan menyelesaikan kasus Mesuji ini serapi mungkin. "Saya nggak mau ada penghakiman dari pers dan masyarakat. Jangan membentuk opini tidak berimbang," pintanya.
(gus/vit)











































