Bulgaria & Polandia Diancam untuk Tarik Pasukan dari Irak

Bulgaria & Polandia Diancam untuk Tarik Pasukan dari Irak

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2004 15:40 WIB
Jakarta - Bulgaria dan Polandia diancam untuk menarik pasukan mereka dari Irak. Jika tidak, akan ada serangan mematikan di kedua negara itu. Demikian ancaman sebuah kelompok yang menyatakan sebagai cabang jaringan al Qaeda di Eropa.Ancaman tersebut disampaikan dalam statemen yang diposting di sebuah situs internet, Rabu (21/7/2004) ini. Statemen itu ditandatangani oleh Kelompok Tawhid Islam yang menyebut dirinya sebagai "al Qaeda di Eropa." Keotentikan statemen ini tidak bisa diverifikasi. Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press (AP), Rabu (21/7/2004).Kelompok tersebut menyatakan bahwa Bulgaria dan Polandia akan menerima ganjaran, sama seperti Amerika Serikat dan Spanyol dalam serangan 11 September dan pengeboman di Madrid, Maret lalu."Bagi pemerintah Bulgaria yang menyekutukan dirinya dengan Amerika dan bagi rakyat Bulgaria kami menuntut, untuk yang terakhir kali, bahwa Anda menarik pasukan Bulgaria dari Irak atau kami bersumpah akan mengubah Bulgaria menjadi kubangan darah jika kalian tidak patuh," demikian statemen tersebut.Pekan lalu, Presiden Bulgaria Georgi Parvanov telah menegaskan bahwa pemerintahnya tidak akan menarik pasukan dari Irak. ulgaria menempatkan batalyon infantri berkekuatan 480 personel di negeri bekas rezim Saddam Hussein itu.Komentar ini disampaikan di tengah maraknya krisis penculikan di Irak, termasuk dua pengemudi truk asal Bulgaria yang diberitakan disandera di Irak. Salah seorang sandera telah dieksekusi. Nasib sandera lainnya hingga kini tidak jelas.Adapun Polandia saat ini menempatkan 2.400 pasukan di Irak. Kementerian Pertahanan Polandia belum lama ini menyatakan, negeri itu akan mengurangi jumlah pasukannya menjadi antara 1.000 dan 1.500 personel pada Januari 2005 mendatang. (ita/)


Berita Terkait