"Pertama alasan kita memerlukan penjaga perdamaian dunia adalah karena hal itu amanat konstitusi. Dimana konstitusi kita adalah untuk menjaga ketertiban duni," ujar SBY saat meresmikan fasilitas operasional IPSC di Bukit Merah Putih, kawasan Canti Dharma, di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (19/12/2011).
SBY menjelaskan, keamanan dunia hingga kini belum membaik. "Kita juga ingin membekali kemampuan dan pengalaman TNI kita terkait perdamaian dunia," kata SBY yang mengenakan baju hijau dibalut tompi loreng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini karena intensitas dan kontribusi kita pada perdamaian dunia. Dunia telah menilai baik kontingen perdamaian kita," terang SBY.
Meski sering mengirimkan pasukan perdamaian, namun Indonesia jarang mendapatkan posisi strategis. Hal ini dikarenakan anggota TNI yang dikirim sering kali tidak mengusai bahasa Inggris dengan baik.
"Bahkan ada anggota yang dipulangkan karena tidak bisa menyetir dan bahasa Inggris," sebut SBY.
Dengan dibangunnya IPSC yang nantinya akan dijadikan pusat pelantihan para anggota TNI yang akan dikirim untuk pasukan perdamaian dunia menjadi lebih siap. Pasukan TNI akan mengusai bagaimana ketika bertugas di daerah konflik.
"Nanti juga akan ada language center. Bahkan saya harap juga ada tempat latihan menembak karena kita sering menjuarai pertandingan menembak," imbuhnya.
(her/gun)










































