Kapolda Sulteng: Bom Pasar Babi Low Explosive

Kapolda Sulteng: Bom Pasar Babi Low Explosive

- detikNews
Senin, 19 Des 2011 11:02 WIB
Palu - Setelah didisposal oleh Tim Penjinak Bom Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, dipastikan benda mencurigakan yang ditemukan di Pasar Babi Maesa sekitar pukul 05.30 WITA pagi adalah bom aktif.

Demikian Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Parsana.

"Jadi, setelah didisposal di Markas Brimob dipastikan benda yang ditemukan di Pasar Daging Babi Maesa, Senin pagi tadi adalah bom rakitan aktif, namun dikategorikan low explosive," kata Parsana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Parsana, ini merupakan teror untuk menimbulkan keresahan masyarakat jelang Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2012.

Sebelumnya sebuah benda mencurigakan dan diduga bom ditemukan warga di Pasar Daging Babi Palu, di Jalan Sulawesi, Kelurahan Maesa, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin (19/12/2012) sekitar pukul 05.30 WITA. Temuan itu lalu dilaporkan warga kepada aparat Kepolisian Resor Palu.

Kepala Kepolisian Resor Palu AKBP Ahmad Ramadhan kemudian segera mengontak Kepala Satuan Brigade Mobil Polda Sulteng setelah mendapat laporan warga tersebut. Sekitar pukul 06.00 WITA Tim Penjinak Bom Brimob pun turun ke Tempat Kejadian Perkara dan segera mengisolasi lokasi.

"Setelah melakukan pemeriksaan dengan x-ray, diketahui bahwa ada rangkaian kabel dan switcher dalam benda itu, sehingga untuk keamanannya benda itu dimasukkan ke dalam disposal box, tidak didisposal di lapangan," jelas Ramadhan.

Untuk diketahui, pada Sabtu, 31 Desember 2005, sebuah bom meledak di pasar khusus yang menjual daging babi dan anjing ini. Ketika itu 7 warga tewas dan 54 orang lainnya luka-luka. Seorang anggota intelijen TNI Angkatan Darat dari Korem 132 Tadulako juga tewas bersama istrinya.

(anw/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads