Komnas HAM akan Bentuk Tim Investigasi Kasus Effatha

Komnas HAM akan Bentuk Tim Investigasi Kasus Effatha

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2004 14:33 WIB
Jakarta - Komnas HAM akan membentuk tim investigasi kasus penembakan di Gereja Effatha, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Tim ini akan menyelidiki kasus tersebut secara komprehensif.Janji itu diungkapkan anggota Komnas HAM, Syamsudin, kepada wartawan usai menerima delegasi Kaum Muda Sulteng di kantor Komnas HAM, Jl. Latuharhary, Jakarta, Rabu (21/7/2004)."Disepakati tim ini akan dipimpin oleh Pak Hamidan. Kita berharap tim ini juga diperkuat oleh orang-orang yang mengerti persoalan," kata Syamsudin.Syamsudin menambahkan, Komnas HAM juga akan membentuk tim khusus yang bekerja kasus per kasus. Tim khusus ini akan disahkan dalam pleno dadakan pada tanggal 28 Juli mendatang. "Kami juga akan melakukan pemantauan ke Palu," tutur Syamsudin.Menyinggung soal motif peristiwa, Syamsudin menduga, pelaku ingin kembali memperkeruh situasi keamanan di Palu atau Poso. Pelaku, sambung Syamsudin, ingin kembali menyeret masyarakat ke dalam konflik seperti dulu."Karena masyarakat Poso dan sekitarnya baru keluar dari konflik. Mereka mau dipancing ke konflik dengan sentimen agama. Masyarakat harus waspada dan jangan mau dipancing," tukas Syamsudin.Sementara pengurus Kaum Muda Sulteng, Ridha Saleh, mengatakan, pihaknya menuntut keseriusan Komnas HAM menuntaskan kasus-kasus kekerasan di Sulteng. Komnas HAM harus berani mengindikasikan kasus-kasus tersebut sebagai pelanggaran HAM."Selama ini belum ada yang mengindikasikan kasus yang ada di Poso dan Sulteng sebagai pelanggaran HAM. Kekerasan yang ada hanya dianggap sebagai konflik biasa," tukas Ridha.Perwakilan Kaum Muda Sulteng yang datang ke Komnas HAM hanya berjumlah 5 orang. Kelompok ini beranggotakan orang-orang kelahiran atau mereka yang pernah lama menetap di Sulteng. (djo/)


Berita Terkait