"UU Pemilu itu kan salah satu tantangan terbesar Setgab. Mampu nggak Setgab ditengah banyak perbedaan menyangkut kepentingan hidup masing-masing parpol, Setgab menemukan solusi terbaik. Kalau Setgab bisa melewati tantangan dalam UU Pemilu maka kami punya optimisme agar Setgab tetap solid. Kalau tidak maka kami khawatir dengan soliditas Setgab," tutur Sekretaris FPD DPR, Saan Mustopa kepada detikcom, Minggu (18/12/2011).
Menurut Saan, banyak sekali perbedaan anggota Setgab menyangkut revisi UU Pemilu. Perbedaan pandangan ini yang coba dikompromikan di Setgab koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu Setgab ini perlu perhatian serius supaya Setgab ini tetap kompak. Kita tidak ingin Setgab berhenti sampai sebatas komitmen untuk menjaga pemerintahan sampai 2014. Tapi bagaimana juga Setgab menurunkan komitmen mengawal pemerintahan SBY-Boediono sampai tahun 2014 itu di semua level politik termasuk di parlemen, salah satu bentuknya tentang soliditas politik di parlemen,"tutur Saan.
Ia memahami perbedaan pandangan di Setgab koalisi tak mudah dijembatani. Namun semangat kebersamaan di Setgab ia yakini masih mampu menyatukan perbedaan pandangan menyangkut revisi UU PEmilu.
"Memang ini tidak gampang, tapi itu harus dicari modus yang tepat agar Setgab itu solid tidak hanya sebatas komitmen tapi dalam sikap politik,"tandasnya.
(van/van)











































