"Petugas yang mengejar sudah memberikan tembakan peringatan, tapi dihiraukan tiga pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Prayitno, kepada detikcom, Sabtu (17/12) dini hari.
Kronologis pengungkapan tersebut, jelas Prayitno, terjadi saat petugas tengah melakukan patroli di wilayah Kebayoran Lama, sekitar pukul 23.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku sampai ke Pejompongan," ujar Prayitno.
Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan agar ketiganya menyerahkan diri, namun imbauan tersebut dihiraukan pelaku. Sampai akhirnya polisi melumpuhkan ketiganya dengan peluru sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
"Ada yang mengenai paha dan kaki pelaku, dan selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Polri," tutur Prayitno.
Dari tangan para tersangka polisi menyita 7 unit spion Alphard. Pengakuan pelaku hasil curian tersebut dijual di sekitar wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Satu spion dihargai Rp 300 ribu," katanya.
(ahy/fjr)











































