Mahasiswa Demo Anticapres Militer-Orba di Kantor PAN

Mahasiswa Demo Anticapres Militer-Orba di Kantor PAN

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2004 13:10 WIB
Jakarta - Aksi anticapres militer dan Orba, maupun capres yang akan berkoalisi dengan Orba digelar mahasiswa di Kantor DPP PAN.Mahasiswa yang berjumlah sekitar 30 orang itu tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Universitas Islam Negeri Jakarta. Mereka tiba di lokasi aksi jalan Tebet Timur Raya Jakarta Selatan pukul 12.30 WIB, Rabu (21/7/2004).Para mahasiswa yang sebagian besar mengenakan jaket almamater warna hijau itu mengaku memilih melakukan aksi di depan Kantor DPP PAN, karena menanggap PAN yang dipimpin Amien Rais merupakan tokoh reformis yang bisa melanjutkan reformasi dan menyelamatkan supremasi sipil.Untuk itu dalam tuntutannya, mereka meminta PAN untuk tidak bekerja sama dengan kekuatan militer dan Orba, serta memilih Golput dalam putaran dua Pilpres.Menurut Korlap Sahid, pihaknya menganggap capres SBY sebagai mantan militer yang bertanggung jawab atas kasus Talangsari Lampung, pemberlakukan darurat militer di Aceh, dan tragedi 27 Juli 1996."Untuk itu sudah sepantasnya SBY mendekam di balik jeruji penjara, bukan malah mengumbar kehausan untuk berkuasa," ujarnya.Mahasiswa juga menentang Mega yang akan berkoalisi dengan partai berlatar Orba, seperti Partai Golkar."Maka dari itu juga, kami mengajak semua partai-partai dan elemen masyarakat sipil untuk menolak kembalinya elemen militer dan Orba ke kancah politik," kata Sahid.Dijelaskan dia, pihaknya memilih PAN karena perjuangan PAN membela supremasi sipil. "Tapi tidak hanya PAN. Kita juga akan mendatangi PKS, PKB, PPP dan partai sipil lainnya untuk aksi ini," ungkapnya.Rencananya, mahasiswa akan melakukan aksi serupa di DPP PKS jalan Mampang Prapatan Jakarta Selatan pada 22 Juli 2004. Kemudian ke DPP PPP jalan Diponegoro Jakarta Pusat pada 23 Juli 2004. Puncaknya pada 27 Juli 2004, mahasiswa akan menggelar aksi di kantor PDI jalan Diponegoro Jakarta Pusat. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads