Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, mengatakan, surat pembatalan masing-masing dari Mendagri, Menag dan Kapolri, baru dikirimkan sore tadi. Surat juga tidak mecantumkan alasan pembatalan.
"Surat intinya minta penundaan dan penjadwalan ulang," kata Priyo saat dihubungi, Jumat (16/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo menyayangkan, pemerintah kembali membatalkan rapat dengan DPR di waktu-waktu terakhir. Hal yang sama juga sering dilakukan pemerintah pada pembahasan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dulu.
"Padahal sore atau malam ini momentum sebenarnya, karena Senin DPR sudah mulai reses," sesal Priyo.
Karena rapat malam ini batal, Priyo mengatakan, rapat terpaksa dilaksanakan setalah masa reses berakhir pada pertengahan Januari. Sementara itu, rombongan jemaat GKI Yasmin tetap datang ke DPR karena belum mengetahui pembatalan mendadak tersebut. Beberapa aktivis dari YLBHI juga sudah datang ke DPR.
(mok/fjr)











































