Kapolri: Penembakan Pendeta Susianti Tak Terkait Pilpres
Rabu, 21 Jul 2004 11:50 WIB
Jakarta -
Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar menegaskan penembakan pendeta Susianti Tinulele bukan indikasi untuk menggagalkan pemilihan presiden putaran kedua. Tim khusus telah dikirim untuk memperkuat penyelidikan."Ini belum merupakan suatu indikasi, bahwa ini adalah suatu pola tertentu untuk menggagalkan atau mengacaukan situasi pemilu karena masing-masing kasus Langkat, Palu dan Bandung sifatnya lokal,".Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar usai Upacara Sertijab di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/7/2004).Dikatakan Kapolri, Mabes Polri telah mengirim tim untuk memperkuat penyelidikan penembakan pendeta Susianti. "Masalah Palu, Mabes Polri telah mengirimkan perkuatan tim untuk lebih mendalami penyelidikan dari berbagai informasi yang sudah mulai dikembangkan baik dari TKP, saksi-saksi dan evaluasi terhadap kasus-kasus," ungkap dia.Kapolri mengimbau masyarakat tidak khawatir terhadap ancaman dan teror bom. "Artinya daerah itu memerlukan perhatian, karena ada orang-orang yang ingin membuat suasana ketakutan. Kami jelaskan pada masyarakat, terutama di Paludan sekitarnya tidak perlu dikhawatirkan karena kami sudah menambah kekuatan," imbaunya.Berapa?"Saya tidak perlu menyebutkan. Tetapi dari ancaman, kami sudah diantisipasi. Memang bisa saja ada orang yang ingin memanfaatkan situasi yang sudah kondusif pada penyelenggaraan putaran pertama pilpres," demikian Kapolri.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































